CARA MEMBUAT KOPI UNTUK MENDAPATKAN MANFAAT DAN EFEK MAKSIMAL (PART 2)
Kopi terkenal dengan kandungan kafeinnya, meskipun banyak nutrisi lainnya yang punya manfaat untuk tubuh. Manfaat kopi bisa dibaca di artikel sebelumnya ya. Bila mau bertanya silahkan tinggalkan komentar.
Pada seri 2 ini kita akan ngobrol tentang KOPI itu sendiri.
Kadar kafein pada kopi berbeda-beda tergantung jenis dan bahkan cara penyajiannya. Kopi instan Dan kopi bubuk berbeda Kadar kafeinnya.
Cara pembuatan kopi instan adalah dengan menyeduh bubuk kopi yang sudah digiling menjadi cairan konsentrat. Kemudian dikeringkan dengan cara dingin atau semprot, sehingga menjadi granule kopi yang larut air tanpa ampas. Kandungan kafein menurun menjadi 60-70%.
Sementara kopi bubuk atau dikenal dengan kopi tubruk adalah biji kopi matang yang digiling halus. Kemudian penikmat kopi tinggal menyeduh dengan air panas dan kemudian dinikmati. Lamanya kopi kontak dengan air akan mempengaruhi kadar kafein dari kopi. Semakin lama waktu kontak akan mengikat kafein pada bubuk kopi. Sehingga ketika seseorang menyeduh kopi dan mendiamkan sampai kopi mengendap baru diminum airnya maka kandungan kafein yang seharusnya diatas 80% (lebih tinggi dari kopi instan) menjadi menurun, bahkan lebih kecil dari kopi instan.
Idealnya kopi diseduh dengan air biasa bukan yang sudah dihilangkan mineralnya pada suhu 90-96°C. Waktu kontak sebelum di pres seharusnya 2-4 menit. Robusta dianggap lebih pahit dibanding kopi jenis lain.
Efek kafein tiap orang berbeda. Ada orang yang minum kopi tapi efeknya sampai malam tidak bisa tidur. Tapi ada juga yang meskipun minum kopi tetapi bisa tidur. Hal ini dipengaruhi oleh metabolisme kafein dalam tubuh kita. Kafein dimetabolisme oleh enzim di hati kita yaitu enzim CYP450. Enzim ini diproses oleh suatu gen di tubuh kita yang disebut gen CYP1A2. Hal ini berbeda tiap orang tergantung genetik masing-masing.
Orang dengan metabolisme kafein yang lambat akan mengalami efek kafein lebih lama. Sehingga susah tidur. Tapi orang dengan metabolisme cepat tetap akan bisa tidur meskipun barusan minum kopi. Hal ini juga akan mempengaruhi manfaat kopi pada seseorang.
Kopi tetap mempunyai manfaat yang baik apabila meminumnya tidak lebih dari 3 gelas (150-200 ml) perhari atau setara dengan 6-8 gr kopi/hari.
Akan tetapi beberapa orang mengalami toleransi kafein. Dimana ini pada umumnya berlangsung sementara. Kebiasaan meminum kopi dapat menyebabkan kita membutuhkan dosis kopi yang lebih tinggi. Jadi tidak merasakan efeknya seperti biasanya. Kita bisa berhenti sejenak mengkonsumsi kopi atau mengganti jenis kopi yang kita minum. Karena Kadar kafein pada setiap jenis kopi berbeda.
Pada tulisan saya tidak membahas tentang jenis-jenis kopi. Anda bisa mencarinya di internet dengan mudah. Tapi yang lebih penting adalah apapun jenis kopi Anda, tetaplah kandungan kafein di dalamnya yang seringkali kita rasakan manfaatnya. Dan semua tergantung pada selera masing-masing. Suka yang sedikit asam, pilihlah Arabica. Suka pahit ya Robusta pilihannya.
Nah buat kalian pencinta kopi atau yang mulai mencoba mengkonsumsi dan menyukai kopi, silahkan membaca 2 ulasan saya tentang kopi. Baik dari manfaatnya sampai cara menyeduhnya sehingga didapatkan kenikmatan kopi yang sesungguhnya.
Semoga bacaan ini bisa menemanimu menikmati kopi.
Komentar
Posting Komentar