IVERMECTIN Obat Fenomenal
Ternyata dengan semakin berkembangnya waktu obat Ivermectin ini banyak diteliti dalam hal kemampuannya sebagai antivirus. Muncullah beberapa penelitian yang menunjukkan hasil bahwa ivermectin adalah obat yang cukup menjanjikan untuk pengobatan salah satu tipe demam berdarah (yang dibawa nyamuk Aedes albopictus) dan juga alphavirus chikungunya serta beberapa virus lainnya.
Sehingga mulailah penelitian terhadap Ivermectin ini sebagai pengobatan untuk Covid-19 (SARS-CoV2). Kemampuan Ivermectin dalam menghambat protein yang bermanfaat untuk replikasi virus khususnya virus RNA mendasari penelitian ini. Meskipun penelitian yang bersifat in vitro ini sudah mendapatan aproval adari FDA tapi memang masih banyak pro dan kontra.
Beberapa penelitian yang dilakukan terhadap Ivermectin juga masih sangat minim. Adapun penelitian yang dilakukan juga berupa kombinasi seperti penelitian Ivermectin yang dikombinasi dengan pengobatan antivirus tertentu dapat mempercepat kesembuhan pada pasien COVID-19. Di Bangladesh juga terdapat penelitian pada para relawan Covid. Dari hasil penelitian tersebut dari para relawan yang diberi Ivermectin dengan dosis tertentu ternyata hanya sekitar 6% yang terpapar covid, sementara yang tidak diberi Ivermectin terpapar sekitar 73%. Di penelitian lainnya ada yang melaporkan penggunaan Ivermectin menimulkan efek samping terhadap sistem saraf pusat. Jadi penelitiannya masih sangat minim.
Perlu diketahui efek samping Invermectin diantara nya :
Ivermectin mempunyai efek menghambat efek inflamasi yang disebabkan oleh virus. Akan tetapi kemampuan invermectin secara klinis untuk pencegahan atau pengobatan Covid di Indonesia sedang diuji klinik oleh BPOM dengan beberapa rumah sakit. Akan lebih baik penggunaan nya menunggu hasil uji klinis minimal di Indonesia atau Asia. Sementara jika ada beberapa klinisi yang menggunakan harus dengan pengawasan yang baik dari klinisi yang meresepkan. Sehingga bila ada efek samping yang timbul akan bisa diatasi dengan baik.
Perlu kita ketahui bahwa penelitian untuk menemukan pencegahan dan pengobatan terhadap virus Covid-19 (SARS-CoV2) ini akan terus dilakukan. Beberapa antibiotik yang diklaim dapat menyembuhkan covid juga masih terus diteliti. Para peneliti dan ilmuwan sedang berlomba-lomba mencari pengobatan dan vaksin terbaik untuk mengatasi virus ini dengan efek samping yang seminimal mungkin. Untuk membuktikan apakah sebuah obat efektif untuk sebuah penyakit tidak dalam waktu yang singkat tapi apabila beberapa organisasi kesehatan sudah menyetujui maka kemungkinan keefektifannya bisa dipercaya. Selama organisasi kesehatan di suatu negara belum resmi menjelaskan manfaat dan penggunaanya akan lebih bijak bila melakukan konsultasi ke dokter dahulu sebelum menggunakannya.
Jangan panik dan stres. Kelola emosi dan tetap berdoa. Makan makanan bergizi dan vitamin secukupnya. Bila positif segera hubungi dokter untuk mendapatkan pengobatan yang sesuai. Jika imunitas kita baik, virus akan lebih cepat mati. Karena pada dasarnya yang membunuh virus adalah pertahanan tubuh kita.
Salam sehat dan selalu bersyukur.

Komentar
Posting Komentar