Wanita susah tidur, Awas gejala Perimenopuse
Hai women.._
Taukah kamu bahwa Perimenopause (sebelum menopause) bisa muncul saat usia kita memasuki usia 35 tahun lho.
Normalnya wanita akan mengalami menopause usia sekitar 50 tahun. Ada yang lebih awal, ada yang lebih lambat. Hal ini bisa dipengaruhi oleh kadar hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh.
Gejala perimenopause atau sebelum menopause ternyata sudah muncul 10 tahun sebelum mengalami menopause. Ada beberapa gejala, diantaranya :
1. Hot flashes, yaitu sensasi gerah atau kepanasan yang muncul secara mendadak
2. Gangguan tidur, yang bisa disertai dengan atau tanpa keringat di malam hari
3. Perubahan mood, seperti mudah tersinggung
4. Sakit kepala di masa awal perimenopause
5. Gangguan kognitif, misalnya sulit berkonsentrasi dan mudah lupa
6. Nyeri saat berhubungan seksual, karena berkurangnya cairan pelumas vagina
7. Penurunan gairah seksual dan kesuburan
8. Pengeroposan tulang yang dapat meningkatkan risiko terkena osteoporosis
9. Perubahan kadar kolesterol, yaitu meningkatnya kadar kolesterol jahat (LDL) dan menurunnya kadar kolesterol baik (HDL). Karena estrogen punya peran menurunkan kolesterol jahat.
10. Menstruasi mulai kacau jadwalnya (buat yang memiliki jadwal rutin siklus 28-30 hari)
Gangguan yang sering tidak mengenakan adalah susah tidur atau insomnia. Beberapa orang sering mengartikan ini karena stres, banyak pikiran. Padahal salah satunya karena hormon yang mulai tidak stabil.
Ketika seorang wanita mulai susah tidur, mereka akan berusaha mencari cara agar bisa tidur yaitu dengan membuat dirinya kelelahan sehingga sehingga mudah tidur karena lelah. Hal ini salah, karena tubuh yang terlalu lelah juga akan menyebabkan sel-sel tubuh banyak yang rusak dan akhirnya malah susah tidur.
Ada juga yang mulai minum obat yang punya efek ngantuk. Seperti obat flu, obat anti mabok perjalanan, obat muntah. Itu salah besar. Bagaimanapun obat-obat ini tidak baik karena bisa merusak ginjal jika dikonsumsi berlebih dan akan mempengaruhi kerja sistem saraf, kognitif menurun dan lain-lain.
Lalu apa yang bisa membantu seorang wanita yang mulai mengalami susah tidur.
1. Tenangkan pikiran dan hati
Anggaplah bahwa semua wanita akan mengalami susah tidur, sehingga itu siklus yang memamg harus dilalui. Terimalah kondisi. Sehingga anda tidak sibuk berpikir, o saya belum tidur pasti saya tidak bisa bekerja. Ingatlah bahwa semakin bertambahnya usia kebutuhan tidur kita pasti akan mulai berkurang.
Yang penting adalah istirahat. Anda bisa terbaring di tempat tidur tanpa melakukan sesuatu meskipun tidak bisa tidur, anda sudah beristirahat.
2. Lakukan exercise kecil tapi rutin di pagi dan atau sore hari
Olahraga dapat meregenerasi sel-sel tubuh kita sehingga badan menjadi lebih fit. Ini akan memperbaiki pola tidurmu. Olahraga bisa disesuaikan dengan kemanpuan. Tidak harus cardio atau gym. Dengan senam ringan, no jumping, bisa membantu kalian yang baru mengawali olahraga. Atau sekedar jalan pagi.
Apakah wanita yang sibuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga termasuk olahraga? Jawabannya beda.
Olahraga adalah melakukan kegiatan yang bertempo/berirama dan ada organ yang di fokus bukan sekedar berkeringat.
1 hari cukup 15-20 menit dilakukan setiap hari. Sedapat mungkin lakukan sebelum jam 10 pagi. Atau bila dilakukan sore hari lakukan antara jam 4 sore - jam 6 sore.
3. Konsumsi Royal Jelly.
Royal jelly adalah makanan bagi larva lebah yang berasal dr ratu yang mati. Royal jelly rasanya getir agak pahit warnanya agak putih kekuningan. Royal jelly mengandung 9 glikoprotein, adam amino dam banyak vitamin yang lain. Dia punya peran meregenerasi sel-sel tubuh. Dia punya banyak peran baik pada wanita dan laki-laki.
Pada wanita perimenopause royal jelly dapat meringankan gejala yang timbul. Diantaranya gejala sulit tidur. Dan konon bisa menunda masa menopause.
Tips agar mudah tidur :
1. Matikan lampu
Lampu yang gelap akan merangsang hormon melatonin.
2. Putar instrumen lagu yang tenang
3. Pejamkan mata meskipun tidak mengantuk.
4. Singkirkan gadget sampai tidak bisa anda jangkau dengan tangan.
Bila gejala perimenopause mulai tidak terkendali Anda bisa berkonsultasi dengan dokter atau psikiater.
Dan jangan berpikir kalau datang ke psikiater Anda sudah tidak waras. Salah. Karena kadang ketika kondisi tidak bisa dikendalikan kita butuh seorang yang ahli untuk menangani.
Selamat mencoba dan semoga bermanfaat
Disarikan dari berbagai sumber, ditulis ulang oleh : Apt. Widya Kurniawati, S.Si. M.Kes.
Tik tok : Widya_pharmacist
IG : widya2008
Komentar
Posting Komentar